Kampanye #senangnyajadiibu: Mothercare Apresiasi Keberagaman Ibu Mengasuh Anak

Facebook
Instagram
Para pembicara pada peluncuran video kampanye #senangnyajadiibu

Mendulang kesuksesan di tahun 2017, gerai penyedia kebutuhan ibu hamil dan anak, Mothercare Indonesia memperingati Hari Ibu 2018 dengan mengapresiasi para ibu di Indonesia dengan beragam gaya pengasuhan anak dari latar belakang dan norma budaya yang kaya di Indonesia.

Menurut penelitian McClelland Institute di University of Arizona, gaya pengasuhan dapat dipengaruhi oleh budaya, dan ada beberapa indikasi bahwa dalam beberapa budaya, gaya pengasuhan tertentu lebih efektif. Gaya pengasuhan yang sama tidak selalu efektif di semua budaya. Contohnya, pola asuh otoriter, yang tinggi dalam kehangatan dan responsif tetapi kontrol moderat, efektif dalam keluarga kulit putih Amerika. Namun, pada keluarga Asia, gaya otoriter – yang lebih rendah dalam kehangatan dan dukungan tetapi lebih tinggi dalam kendali – tampaknya lebih efektif.

Psikolog Klinis, Liza M Djaprie menambahkan, “Ikatan antara orangtua dan anak adalah hubungan paling awal yang akan dimiliki seorang anak di sepanjang hidupnya dan dapat mempengaruhi perkembangannya. Perbedaan budaya dapat mempengaruhi cara orangtua berinteraksi dengan seorang anak, tetapi respon orangtua adalah kunci dalam budaya apa pun.”

Menanggapi hal tersebut, Vice President Mothercare Indonesia, Lina Paulina menjelaskan ”Para Ibu di Indonesia sangat beruntung dapat hadir di dalam keberagaman norma-norma budaya yang ada. Kami memiliki begitu banyak kisah menarik dan emosional tentang bagaimana mereka membesarkan anak-anak mereka di kampanye-kampanye sebelumnya. Setiap Ibu memiliki cerita yang berbeda, latar belakang yang berbeda, namun satu kesamaan diantara semuanya ialah cinta Ibu pada anaknya. Sebagai penutup di tahun 2018 ini dan juga dalam rangka menyambut hari Ibu, Mothercare ingin mengapresiasi semua Ibu di Indonesia dalam proses mengasuh anak.

Melalui kampanye Senangnya Jadi ibu, Mothercare menyediakan wadah bagi para Ibu untuk saling berbagi dan menginspirasi satu sama lain dalam mengasuh anak dan menyebarkan kebahagiaan menjadi seorang ibu dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda.

Kahiyang Ayu yang baru saja menjadi Ibu dengan kelahiran putri pertamanya mengatakan, “Selama masa kehamilan, saya merasa sangat bahagia dan selalu bersyukur dengan perhatian dari suami dan keluarga. Hal itu berlanjut hingga setelah melahirkan dan dalam proses mengasuh anak. Di keluarga saya, kehangatan dan perhatian orangtua yang luar biasa sangat lengket di ingatan dan hal itu yang saya ingin terapkan pula ke anak saya.”

Sesuai dengan proposisi mereknya, Mothercare menyambut para calon  orangtua untuk masuk ke fase baru dalam mengasuh anak. ‘Welcome to the club’ mendasari usulan merek Mothercare untuk menyatukan ibu dan ayah untuk mengasuh anak bersama dengan sejumlah inisiatif yang ditujukan untuk menghubungkan orang tua dan membangun jaringan pendukung untuk ibu dan ayah baru dengan mengapresiasi segala bentuk dan gaya pengasuhan dari para orangtua.

Turut memeriahkan kampanye #senangnyajadiibu, Mothercare meluncurkan sebuah video bertema ‘Mother’s Love in Diversity’ pada hari ini. Video ini menceritakan bagaimana keberagaman yang hadir di tengah-tengah menjadi orangtua menjadi motivasi dalam mengasuh dan menggambarkan kebahagiaan momen bersama dengan pentingnya kasih sayang seorang Ibu. Sosok Ibu yang selama satu tahun ini telah membagikan perjalanan mengasuhnya dengan Mothercare, Sandra Dewi turut hadir dalam video tersebut bersama sang buah hati, Raphael Moeis.

Kampanye #senangnyajadiibu akan dimulai mulai tanggal 19 Desember – 28 Desember 2018 di seluruh aset digital Mothercare dan in store dengan mengajak para ibu dan calon Ibu untuk membagikan kisah mereka dalam mengasuh dengan latar belakang berbeda dan bagaimana bahagianya menjadi seorang Ibu. 10 Ibu dengan cerita paling menarik akan mendapatkan hadiah shopping voucher senilai Rp 250.000.

Posted in ,
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial