50 Perempuan Muda Berprestasi Menerima ”Fair & Lovely Bintang Beasiswa”

Facebook
Instagram
Foto beasiswa

Setelah melewati proses pendaftaran dan seleksi yang dilaksanakan sejak Januari lalu, Fair & Lovely, brand perawatan kulit wajah perempuan produksi PT Unilever Indonesia, Tbk, melalui Yayasan Unilever Indonesia bersama Hoshizora Foundation, pada Jumat 3 Agustus 2018 mengumumkan 50 perempuan muda Indonesia berprestasi yang berhasil mendapatkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dalam program ”Fair & Lovely Bintang Beasiswa” tahun kedua.

Felix Winarta, Senior Brand Manager Face Care Category PT Unilever Indonesia, Tbk. menjelaskan, agar para perempuan Indonesia dapat merealisasikan masa depan yang lebih baik, “Fair & Lovely Bintang Beasiswa” hadir kembali di tahun kedua dengan menambah jalur pendaftaran secara online, memperluas cakupan wilayah serta menambah manfaat untuk penerima.

“Setelah mengadakan Fair & Lovely pertama tahun lalu, kami yakin masih banyak perempuan Indonesia yang memiliki mimpi, aspirasi, prestasi dan motivasi tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, namun memiliki keterbatasan finansial,” jelas Felix Winarta.

Kondisi di lapangan memperlihatkan bahwa program ini masih sangat relevan untuk diselenggarakan. Reky Martha M. A, Co-founder & President Hoshizora Foundation menuturkan, meskipun data statistik perguruan tinggi menyebutkan mahasiswa berjenis kelamin perempuan cukup tinggi, yaitu mencapai 555.607 jiwa di tahun 2017, namun pihaknya menemukan fakta bahwa masih banyak hambatan bagi perempuan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Hal ini meliputi faktor keluarga seperti prioritas terhadap anggota keluarga laki-laki, keterbatasan ekonomi, kurangnya pendampingan hingga akses informasi. Padahal nyatanya, perempuan dengan pendidikan memadai dan berkualitas berperan kuat dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan dirinya, keluarga dan masyarakat sekitar.

Kehadiran program “Fair & Lovely Bintang Beasiswa” kedua ini disambut dengan sangat antusias oleh para perempuan muda Indonesia yang gigih dalam mengejar impian dan cita-citanya. Selama proses pendaftaran “Fair & Lovely Bintang Beasiswa” tahun kedua yang berlangsung sejak Januari hingga Maret 2018, hampir 20.000 peminat melakukan registrasi melalui jalur online dan offline.

Pada tahapan aplikasi, tersaring 1.485 orang pendaftar yang memiliki kelengkapan administrasi untuk layak dinilai oleh tim Hoshizora Foundation. Kemudian tim melakukan wawancara serta home visit ke 103 orang di pulau Jawa dan 33 orang di luar pulau Jawa, sehingga terpilih 83 kandidat yang paling memenuhi syarat. Pada akhirnya, setelah hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Bidik Misi dari pemerintah serta masing-masing universitas pilihan diumumkan, terpilih 50 perempuan muda Indonesia berprestasi yang berhak menerima manfaat beasiswa “Fair & Lovely Bintang Beasiswa”.

Terkait proses seleksi, Reky bercerita, perjalanan roadshow “Fair & Lovely Bintang Beasiswa” dalam merangkum 50 kandidat calon penerima beasiswa cukup panjang. Selama 6 bulan, tim bertemu banyak sekali perempuan muda dengan berbagai latar belakang dan semangat tinggi untuk meraih cita-citanya. Mereka juga merupakan sosok perempuan yang aktif dan peduli lingkungan sekitarnya.

“Seperti ketika berkunjung ke rumah Ranti di Ponorogo. Dalam proses wawancara, ia menunjukkan lebih dari 30 sertifikat dan piagam, salah satunya didapatkan dari lembaga internasional atas keterlibatan dalam mendukung pelestarian budaya daerah, tutur Reky.

Selain Ranti, masih ada berbagai kisah lain yang menginspirasi dan memperlihatkan besarnya kesungguhan para perempuan muda Indonesia melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan mereka. Salah satunya Retno dari Yogyakarta yang selama ini mempelajari bahasa pemrograman secara otodidak, bahkan ia selalu berprestasi dan rajin mengikuti lomba agar dapat menabung untuk membeli komputernya sendiri. Ketika diumumkan menjadi salah satu penerima “Fair & Lovely Bintang Beasiswa”, ia sangat bahagia karena berkesempatan untuk mendalami ilmu komputer dengan lebih baik di perguruan tinggi.

“Fair & Lovely percaya semua perempuan di dunia termasuk di Indonesia berhak mengejar mimpi melalui pendidikan yang memadai agar mereka memiliki pemikiran yang lebih terbuka, mudah beradaptasi terhadap perubahan, serta bijak mencari solusi saat menghadapi permasalahan sehari-hari,” tutup Felix.

 

Posted in ,
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial