9 Tradisi Unik Perayaan Valentine di Berbagai Negara

Facebook
Instagram
no-image

 

womanation – Hari Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari menjadi bulan yang banyak ditunggu-tunggu kedatangannya di berbagai Negara. Hari ini merupakan lambang hari kasih sayang yang biasanya setiap orang memberikan coklat atau bunga kepada orang yang dicintai. Namun ternyata, masih banyak tradisi-tradisi unik dari jaman dahulu  dan hingga kini yang masih dipertahankan di setiap Negara. Berikut beberapa perayaan unik di hari valentine yang ada di berbagai negara.

Inggris

Di Inggris, valentine dirayakan oleh para perempuan single dan anak-anak. Para perempuan single ini akan menyimpan beberapa helai daun di balik bantal pada malam sebelum Valentine tiba. Selain itu, mereka juga menyelupkan daun-daun tersebut ke dalam air mawar sebelum disimpan. Hal ini dilakukan agar pria yang akan menjadi suami mereka bakal datang lewat mimpi. Sedangkan anak-anak di Inggris akan menunggu Jack Valentine (Santa Klaus-nya hari Valentine) mengetuk pintu rumah mereka sebelum meninggalkan permen dan hadiah., anak-anak di Inggris menganggap Valentine sebagai momen pesta permen.

Sedangkan, para pria di Inggris memberikan sebuah sendok cantik yang terbuat dari kayu dan diukir dengan simbol-simbol tertentu ke wanita yang ia cintai. Setiap ukiran pada sendok kayu tersebut memiliki arti berbeda-beda. Contohnya, pola sepatu kuda memiliki arti roda keberuntungan dan dukungan. Sedangkan, pola ukiran sendok yang berbentuk kunci melambangkan kunci menuju hati orang terkasih. ini adalah salah satu hadiah tradisional paling romantis di dunia!

Denmark

Di Denmark, Valentine dikenal dengan nama Gaekkebkrev. Sejak tahun 1990-an dihari Valentine, Denmark menetapkan sebagai hari libur nasional dengan sebutan twist Denmark. Pada hari ini, penduduk Denmark melakukan pertukaran bunga dengan menggunakan bunga putih yang disebut snowdropsSnowdrops adalah simbol cinta dan kasih sayang bagi warga Denmark.

Selain itu di Denmark juga terdapat tradisi tukar kartu yang dilakukan oleh pria kepada wanita yang disukai. tradisi ini dinamakan “kartu kekasih”. Kartu kekasih merupakan sebuah surat yang berisi puisi-puisi romantis yang ditulis tanpa nama pengirim. Wanita di Denmark bertugas untuk menebak pengirim surat yang ia terimanya. Jika wanita tersebut dapat menebak dengan benar pengirim surat tersebut, maka selanjutnya mereka dapat pergi untuk berkencan.

Slovenia

Jika hari Valentine identik dengan tanggal 14 Februari, namun di Slovenia Valentine dirayakan setiap tanggal 12 Maret. Masyarakat Slovenia percaya bahwa pada hari Valentine tanaman-tanaman dan bunga-bunga akan tumbuh hari ini. Masyarakat Slovenia memiliki pepatah yaitu “Valentine merupakan hari suci pertama di musim semi”.

Italia

Pada hari valentine, para pasangan akan merayakannya dengan bertukar kado, salah satu hadiah yang paling populer adalah Baci Perugina. Ini adalah makanan manis terbuat dari hazelnut berlapis coklat, dibungkus kertas perak, dan ditulisi berbagai kutipan romantis dalam empat bahasa. Selanjutnya, untuk para pasangan, mereka akan melanjutkan perayaan dengan makan malam romantis.

Sedangkan untuk perempuan single, mereka akan bangun sebelum matahari terbit. Karena mereka percaya jika semakin cepat bangun saat Valentine, maka mereka akan semakin cepat menemukan jodoh dan menikah.

Perancis

Perancis dengan Kota Paris-nya dikenal sebagai negara paling romantis di dunia. Di negara ini, setiap Valentine, setiap pasangan akan merayakan dengan mengirim surat cinta. Tradisi ini terinspirasi oleh Charles Duke of Orleans yang setiap tanggal 14 Februari selau mengirim surat cinta untuk sang kekasih hati yang dipenjara di Tower of London tahun 1445 silam.

Selain itu, banyak pedesaan di Perancis yang juga ikut serta meramaikan hari valentine. Rumah penduduk banyak dihiasi dengan berbagai hiasan khas pada hari valentine dan bunga berwarna merah dan merah muda. Selain itu terdapat tradisi unik yang dilakukan oleh pasangan di Perancis, yaitu menanam pohon cinta  bersama.

Korea Selatan

Di hari Valentine, para perempuan Korea Selatan akan mengungkapkan rasa sayang mereka pada pasangannya. Mereka akan memberikan cokelat, permen, bunga dan kartu ucapan. Selain itu, mereka juga akan melakukan berbagai cara demi mengungkapkan rasa sayang kepada sang pria. Satu bulan setelah Valentine, pada tanggal 14 Maret merupakan hari putih atau White Day. Saat hari putih tersebut, para pria akan membalas apa yang telah diberikan oleh para wanita.

Selanjutnya pada tanggal 14 April yang disebut sebagai hari hitam atau Black Day dikhususkan bagi mereka yang single untuk merayakan hari kasih sayang pada hari tersebut. Mereka akan pergi ke sebuah restoran Cina untuk makan Jajangmyeon (mie hitam) sebagai lambang duka cita karena masih lajang.

Jepang

Pada hari Valentine para perempuan di Jepang memberikan cokelat ke seseorang yang harus sesuai dengan jenis dan sifat hubungan yang dijalaninya. Misalnya, cokelat giri-choko (giri berarti kewajiban) biasanya diberikan kepada orang yang tidak memiliki hubungan romantic, seperti teman atau rekan kerja. Sedangkan, cokelat honmei-choko adalah cokelat khusus yang diberikan kepada pacar atau suami. Cokelat ini sangat spesial karena dibuat sendiri oleh si perempuan tersebut. 

Kemudian pada tanggal 14 Maret para pria akan memberikan balasan hadiah dua atau tiga kali lipat lebih mahal daripada hadiah yang mereka terima saat Valentine. Istilah ini disebut sanbai gaeshi (kembali tiga kali). Jika ada pria yang tidak mengembalikan pemberian, maka dianggap tidak menghargai hubungan. Dan jika pria tersebut mengembalikan pemberian dengan harga yang sama, maka dianggap ingin mengakhiri hubungan.

Filipina

Negara ini punya tradisi unik dalam merayakan Valentine yaitu nikah massal. Pasangan-pasangan di Filipina akan berkumpul di sebuah tempat pada tanggal 14 Februari. Lalu, seorang pendeta akan memimpin upacara pernikahan untuk mereka. Ada sekitar 2.000 orang yang mengikuti misa pernikahan massal ini. Selain itu, beberapa pasangan yang udah menikah juga diizinan untuk mengikuti acara guna memperbarui janji suci pernikahan mereka.

Afrika Selatan

Di negara ini, perempuanlah yang akan mengungkapkan perasaannya. Mereka akan memakai pin berbentuk hati di baju mereka saat hari Valentine. Di pin hati itu tertulis nama laki-laki yang mereka kagumi. Oleh karena itu, para laki-laki menjadikan hari Valentine sebagai momen untuk mengetahui pengagum rahasia mereka. Mereka akan mengenal perempuan yang dirasa cocok sebelum mengungkapkan rasa kasih sayangnya. Cara ini berasal dari tradisi Romawi Kuno yang dikenal dengan nama Lupercalia.

Posted in
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial