Apa Itu Picky Eater dan Gejalanya Pada Anak?

Facebook
Instagram
4211C79D-E400-4FDA-9362-0EFCAD8C44A0

Mendampingi anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya menjadi hal yang tak akan datang untuk kedua kalinya. Orang tua wajib memerhatikan asupan gizi dan nutrisi anak tercukupi dengan baik agar tumbuh kembangnya tidak terganggu.

Perlu diingat, anak yang kekurangan gizi dapat terganggu pertumbuhannya hingga berisiko cepat terinfeksi berbagai jenis penyakit.

Tentunya hal ini dapat berdampak pada anak di kemudian hari, sehingga penting sekali untuk memantau terus fase perkembangan dan pertumbuhan anak.

Fase ini berkaitan erat dengan asupan makanan yang disantapnya. Jangan sampai anak tidak menerima asupan gizi yang cukup pada menu makanan hariannya.

Selama fase ini, ada hambatan yang bisa terjadi, misalkan pola makan anak membuat ia mendapat asupan gizi yang kurang.

Salah satu kebiasaan yang hampir terjadi pada 30-70% anak adalah picky eater.Apakah picky eater itu dan apa gejala yang harus diperhatikan oleh orang tua? Simak ulasannya di sini!

 

Picky Eater dan Gejalanya

Seorang dokter spesialis gizi klinik, DR. dr. Francisca A. Tjakradidjaja dari RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa menjelaskan lebih dalam tentang kebiasaan picky eateryang harus Moms ketahui.

Picky eater adalah anak yang suka pilih-pilih makanan. Bisa jadi sangat suka pada makanan tertentu atau sebaliknya tidak mau makanan yang lain. Gejala yang terjadi adalah aksi anak menolak sama sekali pada jenis makan tertentu, melepeh, atau mengemut lama makanan tersebut. Hal ini sering terjadi anak berusia 1-5 tahun,” ungkap dokter yang akrab disapa dr. Chika ini saat Kulwap Orami Community pada Kamis (26/2) lalu.

Keadaan ini mungkin membuat perasaan Moms campur aduk, seperti rasa khawatir, kesal, gemas, sampai stres.

Tapi sebaiknya Moms harus tetap sabar karena kebiasaan ini wajar terjadi pada anak. Sehingga yang perlu diperhatikan adalah mengetahui penyebab dan cara penangannya sejak dini.

 

Penyebab Anak yang Picky Eater

Kondisi picky eater dapat terjadi karena beberapa penyebab yang harus diperhatikan orang tua. Ini penyebab picky eater pada anak, seperti yang dijelaskan oleh dr. Chika, yaitu:

1. Anak merasa tidak lapar atau bosan.

2. Tidak menyukai tekstur makanan.

3. Anak mengalami sakit seperti sariawan, gigi berlubang atau infeksi pada gusinya.

4. Masalah psikologis seperti kurang perhatian, hubungan orang tua yang kurang harmonis.

5. Pernah alami trauma makan, seperti pernah dipaksa makan atau rasa makanan yang tidak menyenangkan.

6. Terlambat memperkenalkan makanan pada anak.

7. Pola asuh pemberian makan, seperti pola asuh otoriter dengan tekanan meningkatkan risiko anak picky eater.

Setiap anak pastinya mempunyai penyebabpicky eater yang berbeda-beda. Penting bagi orang tua untuk memahami penyebab anakpicky eater, lalu mencari cara untuk mengatasinya.

 

Picky Eater Memengaruhi Pertumbuhan Anak

Pertumbuhan anak berkembang pesat pada usianya di bawah 1 tahun dan selanjutnya melambat sehingga berpengaruh pada nafsu makannya yang menurun.

Pada saat ini dapat timbul kebiasaan picky eater yang secara tidak langsung dapat memengaruhi perkembangan dan pertumbuhannya.

Jika nafsu makan anak menurun atau asupan makanannya kurang bervariasi dan keadaan ini terus berlanjut dapat menyebabkan anak kekurangan gizi.

Untuk itu, Moms harus memastikan asupan gizi anak terpenuhi oleh sayuran, buah, protein, dan serat pada setiap makanan yang disantapnya.

Meskipun anak mengalami picky eater, jangan langsung berikan suplemen makanan sebagai solusinya. Hal yang harus dilakukan orang tua adalah mengatasi picky eatertersebut lalu memberikan makanan dengan gizi yang seimbang.

(DG/INT)

Artikel asli : https://www.orami.co.id/magazine/apa-itu-picky-eater-dan-gejalanya-pada-anak/

Posted in ,
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial