Belanja Online Meningkat Saat Ramadan

Facebook
Instagram
no-image

Memang benar daya beli masyarakat saat jelang Ramadan hingga Lebaran meningkat. Masyarakat umumnya membeli berbagai produk yang dibutuhkan saat Ramadan dan Lebaran, misalnya makanan, minuman, dan pakaian. Namun seiring meningkatnya aktivitas mobile dan kemudahan yang ditawarkannya, kini belanja online menjadi pilihan.

Perilaku Konsumen di Bulan Ramadan

Beberapa tahun lalu, The Nielsen Company (Nielsen) merilis hasil survei yang kurang lebih bunyinya seperti ini, “Bulan puasa rupanya mengubah perilaku belanja masyarakat. Jika pada bulan-bulan biasa masyarakat belanja ke warung terdekat, di bulan puasa mereka memilih ke pasar modern. Jumlah belanjaannya pun lebih besar selama bulan puasa.”

Sebuah perusahaan teknologi yang berfokus pada performa marketing, Criteo, mengungkapkan bahwa penjualan dan traffic belanja online meningkat menjelang dan selama Ramadan, namun mengalami penurunan selama Lebaran. Selain itu, berdasarkan aktivitas browsing dan belanja online konsumen, tiga minggu menjelang Ramadan dan terutama minggu ketiga Ramadan, terjadi peningkatan rata-rata sebesar 67 persen dalam penjualan ritel online dan 14 persen dalam penjualan travel online.

Lewat analisis Criteo yang dilakukan pada lebih dari 1,5 juta transaksi dari peritel di Indonesia, Malaysia, dan Singapura secara online, peningkatan penjualan dalam kategori fashion mencapai 95 persen. Sebuah survei lain mendukung apa yang disampaikan Criteo dengan memberi informasi tambahan berupa kategori barang yang paling banyak dijual selama Ramadan. Berturut-turut adalah baju muslim baik hijab, gamis, dan lainnya, kemudian perlengkapan rumah tangga, mainan, alat-alat elektronik, serta terakhir perlengkapan kesehatan dan kecantikan.

Waktu Tepat Promosi dan Belanja Online Ketika Ramadan

Pekan kedua dan ketiga Ramadan merupakan masa-masa keemasan bagi peritel untuk menarik konsumen. Pasalnya, di masa tersebut konsumen sangat aktif untuk bertransaksi. Pun, perubahan “jam sibuk” turut memengaruhi aktivitas online konsumen. Pada siang hari selama Ramadan, transaksi online menurun hingga 71 persen dibandingkan pada periode sebelum bulan Ramadan sebesar 76 persen.

Konsumen juga biasanya menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman saat jelang hingga setelah berbuka puasa dan selama Lebaran. Karenanya, aktivitas browsing dan berbelanja online pada waktu-waktu tersebut mengalami penurunan. Peningkatan aktivitas ini justru terjadi saat habis sahur dan setelah berbuka puasa.

Nah, untuk dapat meningkatkan penjualan Anda sebagai pengusaha online, sebaiknya perhatikan momen-momen tersebut untuk meningkatkan upaya pemasaran digital dan transaksi online. Selain itu, pertimbangkan untuk menjangkau konsumen selama Ramadan dengan memanfaatkan semua saluran pemasaran yang berfokus pada performa untuk mendorong hasil bisnis.

Posted in
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial