Buat Pemula, Ini 5 Tips Membeli Rumah Pertama Kali yang Harus Diperhatikan

Facebook
Instagram
photo-1533094666476-13a62ed84076

Memiliki rumah adalah impian semua orang. Namun, bagi beberapa orang termasuk para pasangan muda, membeli rumah tidak semudah yang dibayangkan. Banyak sekali hal yang harus dipertimbangkan untuk bisa membeli rumah pertama.

Selain mempertimbangkan urusan finansial, banyak juga pasangan muda yang belum berpengalaman dalam membeli rumah jadi ragu untuk membeli rumah.

Di sisi lain, rumah adalah sebuah kebutuhan primer yang idealnya harus dimiliki.

Nah, bagi para pasangan muda yang berniat membeli rumah pertama, Country Manager 99.co Indonesia Irvan Ariesdhana punya tipsnya. Cari tahu yuk apa saja tips membeli rumah pertama.

1. Harus Dipaksa

Menurut Irvan, rumah pertama adalah rumah yang paling susah untuk dibeli. Karena pengalaman yang minim, orang yang hendak membeli rumah pertama lebih banyak ragunya ketimbang yakinnya.

“Padahal, rumah pertama itu jadi kunci untuk rumah-rumah selanjutnya lho,” jelas Irvan.

Irvan mengatakan, membeli rumah pertama harus ada unsur paksaan.

Dia mengatakan, jangan terlalu banyak memikirkan atau mempertimbangkan hal-hal lain karena itu yang justru akan membuat seseorang tidak jadi membeli rumah pertama mereka.

“Paksa saja, jadi terkadang begitu harus dipaksa beli nanti pasti ada aja rejekinya. Terkadang hal seperti ini tidak bisa dijelaskan,” kata Irvan.

 

 

2. Pilih yang Sesuai dengan Kemampuan Finansial

Hal lain yang harus diperhatikan saat membeli rumah pertama adalah kemampuan finansial. Rumah yang dipilih haruslah rumah yang harganya sesuai dengan kantong.

“Ya kalau kita mampunya untuk rumah dengan harga Rp 500 juta jangan dipaksakan membeli rumah dengan harga Rp 3 miliar sehingga memberatkan,” ujar Irvan.

 

3. Pilih Developer yang Terpercaya

Banyak orang khawatir membeli rumah dari masih berupa tanah. Secara harga, rumah yang masih berupa tanah memang murah, tapi ada saja kasus saat rumah tersebut tidak jadi dibangun dan uangnya dibawa lari developer.

Nah, penting sekali untuk kita memastikan reputasi developer yang akan membangun rumah tersebut.

Pastikan developer tersebut punya track record yang baik dan terdaftar dan tergabung dalam asosiasi pengembang rumah. Pastikan semuanya terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi.

“Jangan tergesa-gesa, harus lihat sampai detail. Jangan melihat dari kemampuan belinya saja tetapi keterbangunannya juga harus diperhatikan,” terang Irvan.

 

4. Harus Ditinggali

Rumah pertama, kata Irvan, haruslah jadi rumah untuk ditinggali, bukan untuk investasi. Menurutnya, dengan meninggali rumah tersebut, seseorang akan jadi lebih bertanggung jawab.

Dia akan bertanggung jawab untuk membayar cicilannya hingga lunas dan bertanggung jawab untuk merawat rumahnya agar tidak rusak.

Hal ini tidak akan terjadi jika rumah tersebut dijadikan investasi untuk disewakan.

“Karena punya tanggung jawab itu juga, kita jadi lebih berhati-hati di karir karena ingat masih ada cicilan yang harus dilunasi,” ungkap dia.

 

5. Beli di Usia Muda

Irvan menyarankan untuk mulai membeli rumah pertama di usia muda.

Bank pada umumnya lebih menyukai nasabah berusia muda karena karier pekerjaan masih panjang sehingga risiko untuk kredit macet lebih kecil.

Karena ini juga, nasabah berusia muda lebih punya peluang untuk disetujui KPR-nya.

Bukan hanya itu, nasabah dengan usia muda juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan KPR dengan tenor yang lebih panjang bahkan hingga 25 tahun.

Maka artinya, cicilan bulannya jadi lebih murah.

Itulah tips membeli rumah pertama yang harus kita pahami. Jangan sampai ragu dan terlambat untuk membeli rumah pertama, ya.

(AND)

Artikel asli : https://www.orami.co.id/magazine/buat-pemula-ini-5-tips-membeli-rumah-pertama-kali-yang-harus-diperhatikan/

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial