Cara Terbaik & Murah Jaga Kesehatan Anak: Ajak Bermain di Luar Rumah

Facebook
Instagram
6A1BEA02-3A24-45A5-B3D3-BD9532FA77FC

Bagaimana jika ada cara yang sederhana, murah, dan menyenangkan untuk meningkatkan kesehatan, perkembangan dan kesejahteraan anak-anak?

Apa solusi sederhana untuk memperbaik masalah tersebut? Bermain di alam terbuka.

Kita memiliki kenangan indah masa kecil yang dihabiskan di luar ruang, bergaul dengan teman-teman di lingkungan, taman dan di alam, juga membentuk aturan kita sendiri.

Bermain di alam terbuka tidak sama dengan bermain di dalam ruangan. Ada manfaat besar lho, Mom bermain di luar ruangan, khususnya di alam. Ketika anak-anak diizinkan bermain seperti yang mereka inginkan dalam lingkungan yang merangsang, mereka bergerak lebih banyak, duduk lebih sedikit dan bermain lebih lama.

Tangan anak-anak terkena tanah dan mikroba yang membantu mereka membangun kekebalan mereka. Mereka menentukan tujuan  sendiri dan membuat sendiri langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut. Ini membantu anak-anak membangun keterampilan fungsi berpikir mereka. Mereka belajar, membangun ketahanan dan mengembangkan keterampilan sosial mereka, mempelajari cara mengelola risiko dan menjaga diri mereka agar tetap aman. Mata mereka pun mendapatkan latihan yang mereka butuhkan untuk membantu memerangi rabun jauh.

Orang tua dan anak menemukan kembali keajaiban permainan di luar ruangan. Pemerintah Kanada, misalnya, melihatnya sebagai cara membuat anak-anak aktif dan menghindari krisis obesitas. Sekolah dan pendidikan anak usia dini melihatnya sebagai cara mempromosikan pembelajaran akademik dan sosial-emosional. Perusahaan melihatnya sebagai cara mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi pekerjaan di masa depan yang akan fokus pada kreativitas, empati, dan koneksi dengan orang lain. Anak-anak tentu hanya melihatnya sebagai cara bersenang-senang dan merasa bebas!

Ada tiga komponen utama untuk mendukung permainan di luar ruangan: waktu, ruang dan kebebasan.

Anak-anak perlu waktu untuk bisa bermain di luar. Di sekolah, itu berarti perlunya kebijakan waktu istirahat yang membuat anak-anak keluar setiap hari, memberi peluang bagi anak menggunakan alam bebas untuk belajar, dan membatasi pekerjaan rumah. Sedangkan di rumah, itu berarti mengurangi waktu menatap layar televisi dan membatasi kegiatan terstruktur yang dijadwalkan.

Anak-anak juga membutuhkan ruang terbuka yang kondusif untuk bermain. Bukan berarti harus mahal. Yang pasti di ruang tersebut semua anak merasa disambut, terlepas dari kemampuan dan latar belakang mereka.

Jika tinggal di perkotaan, berarti kita perlu bersiap memperbolehkan permainan terjadi di mana-mana, tidak hanya di taman kota dan taman bermain. Orang tua perlu merancang kota yang inklusif dan ramah anak, tempat anak-anak merasa diterima di mana-mana dan dapat dengan mudah menjangkau alam.

Komponen terakhir, kebebasan: penghalang terbesar bagi kemampuan anak-anak untuk bermain seperti yang mereka inginkan adalah orang dewasa. Kita perlu melepaskan ketakutan berlebihan akan cedera dan penculikan dan menyadari bahwa manfaat dari anak-anak yang keluar untuk bermain jauh lebih besar daripada risikonya.

Yuk mari dukung anak-anak bermain di luar ruangan!

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial