Defia Rosmaniar, Pencetak Emas Pertama Taekwondo Indonesia di Asian Games

Facebook
Instagram
01EDFA73-2E20-4DE6-B04B-1CD3851BEDA9

Indonesia bersorak bahagia! Emas pertama di ajang Asian Games 2018 dipersembahkan oleh taekwondoin, Devia Rosmaniar (23). Tangis bahagia Devia pecah saat ia menyampirkan bendera merah putih di punggungnya, dan melakukan selebrasi dengan berlari keliling lapangan pertandingan. 

Defia menciptakan sejarah baru untuk taekwondo Indonesia di Asian Games. Untuk kali pertama, Indonesia meraih emas di Asian Games. Sepanjang keikutsertaan Indonesia di taekwondo, Indonesia mengoleksi enam perak dan delapan perunggu. 

Defia meraih medali emas setelah memenangi nomor poomsae individu putri di Plenary Hall Jakarta Convention Centre, Minggu (19/8/2018) dengan mengalahkan taekwondoin Iran, Marjan Salahshouri, dengan perbedaan skor yang mencolok. Ia meraih poin 8.760, sedangkan Salashouri cuma bisa mendapatkan poin 8.360.

“Karena gugup, saya ada sedikit kesalahan sehingga menempati posisi keenam di semifinal. Namun, di final saya tampil lebih santai dan mengeluarkan kemampuan terbaik serta meraih medali emas,” ujar Defia seperti dikutip dari Harian KOMPAS.

Presiden Jokowi pun berkesempatan langsung mengalungkan medali kepada Defia.  “Kehadiran Presiden di sini membesarkan hati kami, seluruh kontingen Indonesia. Ini penyemangat agar kita bisa semaksimal mungkin meraih yang terbaik. Terima kasih atas perhatiannya,” kata Komjen (Purn) Syafruddin, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di Asian Games, saat menyambut Presiden.

“Nggak deg-degan sih sebenernya walau ada Pak Jokowi. Tadi dipanggil, Pak Jokowi mengucapkan selamat dan sukses,” ucap Defia.

Sebelumnya, Defia pernah meraih medali emas pada Kejuaraan Asia Taekwondo yang digelar di Vietnam bulan Mei lalu. Ia berhasil mencapai podium tertinggi dengan mengalahkan atlet Korea Selatan dan atlet Asia Timur lainnya yang biasa menjadi langganan juara. Untuk mempersiapkan Asian Games 2018, Defia telah mengikuti pemusatan latihan di Korea Selatan sejak Maret hingga Agustus 2018.

Setelah meraih medali emas, Defia Rosmaniar dijanjikan bonus senilai 1,5 miliar rupiah oleh pemerintah Indonesia. Rencananya, Defia berniat menggunakan hadiah tersebut untuk memberangkatkan sang ibunda ke Tanah Suci.

Defia mempersembahkan kemenangan untuk kedua orang tuanya, khususnya untuk mendiang ayahnya. Ayah Defia Rosmaniar yang bernama Ermanto telah meninggal dunia pada Maret 2018 lalu saat Defia sedang menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan.

Atlet berwajah manis yang mempunyai tinggi badan 163 cm dan berat 54 kg ini mengenyam bangku Sekolah Dasar di SD Leuwiliang dan lulus tahun 2000. Ia kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Cibungbulang dan lulus tahun 2009. Setelah itu, Defia menjadi siswi di SMAN 1 Leuwiliang 4 dan tamat pada tahun 2012.

Awalnya, Defia Rosmaniar tidak terlalu mencintai taekwondo, tidak seperti taekwondoin nasional lainnya. “Saya agak malas-malasan waktu pertama kali memainkan taekwondo. Tapi, karena terus menerus dilakoni, lama-lama saya menyukainya juga,” kata Defia dilansir dari BolaSport.com.

Defia mengenal taekwondo pertama kali pada saat dia duduk di bangku SMP. “Saya dikenalkan oleh kakak sepupu yang juga main taekwondo. Sekarang dia jadi pelatih taekwondo DKI Jakarta,” ujarnya.

Selain berlatih dan bertanding taekwondo, atlet kelahiran Bogor, 25 Mei 1995 itu memiliki hobi menulis. Defia mengaku tak pernah memandang hasil tulisannya baik atau buruk, karena ia memang tak bertujuan untuk menerbitkan tulisan-tulisannya. “Saya menulis karena saya pikir hal itu lebih bermanfaat dari main gadget,” ujar mahasiswi semester lima, Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Jakarta. 

Tahun demi tahun Defia selalu menorehkan prestasi dengan raihan medali perak hingga emas dalam berbagai kompetisi. Dalam dua tahun terakhir, Defia sukses menyabet 6 medali emas dan empat perak dari berbagai ajang nasional maupun internasional.

“Semoga taekwondo indonesia bisa lebih mendunia lagi dan lebih maju,” katanya.

Medali emas pertama ini juga ia berikan untuk seluruh atlet Indonesia yang berjuang di Asian Games 2018. “Tetap semangat, berjuang sampai titik akhir penghabisan,” ujar Defia setelah meraih medali emas Asian Games 2018. Maju terus, Srikandi Indonesia!

 

PRESTASI DEFIA ROSMANIAR

Medali Perak, Beregu Putri Kejurnas Korean Ambassador, Indonesia 2011 

Medali Emas, Individu Putri U-17 Korea Open Gwangju 2012 

Medali Emas, Tim Campuran U-29 Korea Open Gwangju 2012 

Medali Perunggu, Putri Gaya Bebas U-29 World Taekwondo Poomsae Championship, Colombia 2012 

Medali Emas, Tim Campuran U-29 Kejurnas Taekwondo Championship, Bandung 2013 

Medali Perak, Individu Putri U-29 Islamic Solidarity Games, Palembang 2013 

Medali Perak, Tim Campuran U-29 Islamic Solidarity Games, Palembang 2013 

Medali Perunggu, Beregu Putri U-29 Islamic Solidarity Games, Palembang 2013 

Medali Perunggu, Tim Campuran U-29 Sea Games, Myanmar 2013 

Medali Perunggu, Beregu Putri U-29 Sea Games, Myanmar 2013 

Medali Emas, Beregu Putri U-29 Malaysia Open 2014 

Medali Perak, Individu Putri U-29 Malaysia Open 2014 

Medali Emas, Individu Putri U-29 Porda Jawa Barat, Bekasi 2014 

Medali Emas, Tim Campuran U-29 Porda Jawa Barat, Bekasi 2014 

Medali Perak, Beregu Putri U-29 Asean University Games, Palembang 2014 

Medali Emas, Individu Putri U-29 Chunceon Korea Open 2015 

Medali Emas, Tim Campuran U-29 Chunceon Korea Open 2015 

Medali Emas, Individu Putri U-29 Indonesia Open 2015 

Medali Emas, Tim Campuran U-29 Indonesia Open 2015 

Medali Perak, Individu Putri U-29 Asian Taekwondo Poomsae Championship, Manila, Filipina 2016 

Medali Perak, Tim Campuran Poomsae Asian Championship, Manila Filipina, 2016 

Medali Perak. Tim Campuran U-29 (Korean Division) 26th Korea Open Championship, Gyeongju Korea 2016 

Medali Emas, Individu Putri U-30 Poomsae Taekwondo World Hanmadang 2016 

Medali Emas, Individu Putri U-30 Poomsae, 1st Bankimon Open Korea 2016 

Medali Emas, Beregu Putri U-30 Poomsae, 1st Bankimon Open Korea 2016 

Medali Emas, Individu Putri PON Jabar XIX 2016 

Medali Emas, Beregu Putri PON Jabar XIX 2016 

Medali Emas, Beregu Putri Senior Kejurnas Mahasiswa, Lombok, Mataram 2016 

Medali Perak, Individu Putri Kejurnas Mahasiswa, Lombok, Mataram 2016. 

Medali Emas, Individu Putri Poomsae Asian Games 2018

(berbagai sumber)

Foto : Liputan6.com

Posted in ,
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial