Hati-Hati, Ini 3 Bahaya Memakai Pemutih Kulit Instan

Facebook
Instagram
Foto pemutih kulit instan

Banyak perempuan mendefinisikan bahwa cantik itu harus memiliki kulit putih bersih, sehingga berlomba-lomba mengubah tubuh dengan berbagai cara.

Banyak pula perempuan yang tergiur untuk memakai pemutih instan, mulai dari lotion, pil pemutih, sampai dengan suntik putih. Apalagi, dengan berkembangnya online shop di berbagai sosial media, kadang banyak produk yang belum jelas kandungannya.

Jangan karena terobsesi ingin putih, Anda harus tahu bahaya dan efek jangka pendek dan jangka panjangnya untuk kulit Anda. Berikut beberapa di antaranya.

1. Rasa Terbakar

Jangan pernah percaya pada review yang banyak bertebaran di dunia maya. Meskipun teman  sendiri yang memakainya, lantas Anda dengan percaya bahwa produk tersebut bisa beraksi cepat dan mengubah warna kulit Anda menjadi lebih cerah.

Perlu Anda ketahui bahwa kondisi dan reaksi kulit manusia berbeda-beda. Pada kulit sensitif yang terpapar oleh bahan kimia krim pemutih, dapat mengakibatkan kulit terasa panas dan terbakar.

Jangan percaya dengan iming-iming bahwa zat pada krim sedang bekerja dan perlu waktu untuk menjadikan kulit  lebih cerah. Jika Anda merasa rasa panas tak tertahankan, sebaiknya hentikan pemakaian dan periksakan kondisi kulit Moms ke dokter.

2. Gangguan Ginjal dan Sistem Syaraf

Beberapa tahun ke belakang, penggunaan merkuri memang sudah dilarang keras digunakan pada kosmetik. Merkuri atau sebutan lainnya air raksa, dipercaya dapat menghentikan pembentukan melanin sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat.

Semakin sering menggunakan produk yang mengandung merkuri, maka lapisan kulit semakin tipis, sehingga paparan dari zat merkuri dapat merambat dan meresap sampai dengan organ vital manusia yaitu ginjal dan syaraf.

3. Kanker Kulit

Pernahkah mendengar kandungan hydroquinone pada krim pemutih? Ya, kandungan tersebut secara klinis memang terbukti dapat membantu menghilangkan hiperpigmentasi pada kulit seperti flek hitam, bekas jerawat, atau bekas luka.

Meski begitu, FDA (Food Drug Administration) di Amerika, sejak tahun 1982 menyatakan bahwa produk yang aman untuk beredar dan digunakan adalah produk pemutih yang mengandung hydroquinone dengan dosis di bawah 2%.

Peneliti melakukan eksperimen dengan menyuntikkan dosis yang tinggi pada seekor tikus, kemudian mereka menemukan sel kanker yang berkembang pada tikus tersebut. Ini membuktikan, pada dosis yang berlebihan, kandung hydroquinone yang tinggi dapat memicu sel kanker pada manusia.

Dari beberapa dampak yang disebutkan, memang tidak disarankan untuk memakai krim pemutih instan. Percaya dirilah dengan warna kulit yang Anda miliki, perawatan memang perlu tapi masih banyak kok jenis perawatan kulit yang aman.

Jangan lupa, sebelum membeli produk kecantikan apapun pastikan tertera izin BPOM-nya, ya.

(LMF)

Artikel asli : https://www.orami.co.id/magazine/hati-hati-ini-3-bahaya-memakai-pemutih-kulit-instan/

Posted in ,
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial