Hati-hati, Ini 5 Hal Buruk bagi Vagina

Facebook
Instagram
06D9BF21-C17A-45C2-878F-55648A451FFC

Vagina adalah organ yang sangat vital bagi perempuan. Oleh karena itu harus dijaga dan dirawat baik-baik kebersihan dan kesehatannya.

Dikutip mindbodygreen.com, ahli kandungan yang tersertifikasi, Dr. Lakeisha Richardson dan Dr. Mary Jane Minkin , membagikan hal-hal yang buruk bagi vagina yang sering kali terabaikan:

1. Melakukan “Dry Sex”

Dry sex adalah hubungan intim tanpa lubrikan. Kadang seseorang terpaksa melakukan dry sex karena vagina tidak merespon rangsangan sehingga tidak mengeluarkan cairan pelumas alami.

Dry sex juga bisa terjadi karena durasi berhubungan yang lama bisa membuat vagina kering.

Hal itu bisa menyebabkan terjadinya gesekan dan rasa sakit yang tentu saja bisa melukai vagina.

Tidak ada salahnya untuk menyiapkan lubrikan buatan di samping tempat tidur.

Moms juga bisa menggunakan pelembab yang sudah dikonsultasikan dengan dokter anda sehingga bisa memilih produk yang baik dan menggunakannya dengan tepat.

 

2. Membuat Vagina Harum

Vagina tidak seharusnya berbau wangi, berbau parfum, atau berbau bunga. Vagina seharusnya memiliki bau alami yang khas.

Beberapa orang ingin agar vaginanya bersih dan wangi. Richardson dan Minkin sangat menekankan agar Moms menghindari produk apapun yang memberikan vagina aroma tertentu.

Vagina sudah memiliki bakteri baik di dalamnya, dan jika ada bakteri jahat maka Moms harus ke dokter untuk mengobatinya.

“Saya akan sangat bahagia jika semua pasien saya tahun ini membuang pembersih vagina dan tidak menggunakannya lagi,” ujar Richardson.

“Pencuci vagina kebanyakan merusak pH vagina dan dapat meningkatkan resiko penyakit jika terjadi infeksi.”

 

3. Menggunakan Obat-obatan Pada Vagina

Sering kali pada saat merasa vagina gatal, kita menggunakan pembersih atau obat untuk menghilangkan rasa gatal tersebut.

Padahal hal seperti inilah yang bisa menyebabkan vagina kita menjadi kurang sehat. Sebagai gantinya, Dr. Richardson menyarankan untuk melakukan pencegahan.

“Probiotik vagina [dapat] membantu menjaga keseimbangan alam asam, bakteri, dan lactobacilli,” katanya.

Ia juga mengatakan sebaiknya jika ingin menggunakan produk-produk tertentu yang beredar di pasaran, Moms berkonsultasi dahulu dengan dokter agar tahu produk tersebut cocok atau tidak dengan kondisi vagina.

 

4. Berpikir Menggunakan Alat Kontrasepsi Sudah Membuat Hubungan Seks Aman

Mungkin Moms pernah bepikir, jika sudah menggunakan alat kontrasepsi, seperti spiral atau suntik sudah aman, padahal Moms tetap perlu menggunakan kondom.

Perempuan sering kali merasa aman jika hubungan seks tidak menghasilkan kehamilan di luar rencana, tapi sesungguhnya yang harus dijaga adalah bagaimana agar vagina tetap sehat dan terlindung dari penyakit kelamin. 

 

5. Malu Untuk Menceritakan Masalah Seksual Kepada Dokter Kandungan

Kebanyakan orang malu untuk menceritakan masalah seksual mereka.

Apalagi jika sebelumnya terjadi trauma seperti pemerkosaan, atau kekerasan seksual, biasanya mereka lebih banyak menderita dalam keheningan. 

Moms tidak perlu malu untuk menceritakan hal tersebut kepada dokter. Dari mereka Moms mungkin bisa mengetahui apakah perlu perawatan atau hal lainnya.

Bahkan jika Moms tidak memiliki trauma pun, Anda bisa menceritakan dengan jujur apa yang menjadi masalah dalam kehidupan seksual.

Para dokter harusnya sudah dilatih untuk tidak melakukan pertanyaan usil, mereka hanya akan menanyakan pertanyaan yang bertujuan mencari tahu tindakan apa yang harus ilakukan dalam menyelesaikan masalah Moms.

Jadi, carilah dokter yang dapat anda percaya dan terbukalah. Itu bisa membuat anda terhindar dari masalah-masalah pada kesehatan kelamin Moms.

Mulai sekarang jangan lakukan kelima hal buruk bagi vagina Moms tersebut ya.

(MAG/CAR)

Artikel asli : https://www.orami.co.id/magazine/hati-hati-ini-5-hal-buruk-bagi-vagina/

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial