The current Bet365 opening offer for new customers is market-leading bet365 mobile app You can get a free bet right now when you open an account.

Tips Mengatasi Cemburu Kakak Pada Adiknya

Tips Mengatasi Cemburu Kakak Pada Adiknya

Powerful Woman, kehadiran adik baru dalam keluarga kerap menyulut kecemburuan si kakak ya. Ada beberapa cara untuk mengatasinya,

kalian bisa ajak kakak untuk terlibat bertanggung jawab mengurus adiknya dan tugas kita sebagai orang tua janganlah memarahinya ketika si kakak sudah mulai cemburu kepada adik.

Ada saja cerita yang menyulut keributan kecil antara kakak dan adik. Pangkal persoalannya sepele, misalnya hanya rebutan mainan. Pemicu lainnya, si kakak merasa cemburu karena si adik terlihat lebih dibela dan disayang ketika pertengkaran terjadi. Kalau sudah cemburu, kakak akan murung dan uring-uringan tidak jelas sebabnya.

Cemburu sebenarnya emosi yang mengarah pada pikiran negatif dan perasaan tidak aman, si anak menjadi cemburu karena takut tidak bisa memiliki Anda lagi. Sikap seperti si adik yang murung dan ngambek biasanya karena ekspresi dari cemburu yang merupakan kombinasi dan perasaan marah, sedih dan sebal.

Sebaiknya jangan memarahi kakak ketika ia merasa cemburu, karena ini justru akan membuat kakak merasa posisinya terancam sehingga menimbulkan kebencian pada adiknya. Beberapa saran berikut ini bisa Anda coba di rumah nih Powerful Woman. Semoga bisa menjadi solusi Anda dalam mengatasi kecemburuan si kakak pada adiknya ya.

  1.     Libatkan kakak untuk ikut bertanggung jawab pada adiknya tanpa membuatnya merasa terbebani. Misalnya ikut menghibur adik ketika terjatuh atau mengajari adik bermain game tertentu.
  2.     Tetap beri pelukan dan ciuman pada kakak, karena jika hanya adik yang dicium dan dipeluk akan memicu kecemburuan pada kakak.
  3.     Dengarkan keluhan kakak kalau si adik melakukan hal yang membuatnya kesal. Jangan selalu menyalahkan kakak dengan memberi alasan bahwa si adik masih kecil sehingga belum mengerti dan kakak harus mengalah.
  4.     Ingatkan juga seluruh anggota keluarga, kakek, nenek atau tante untuk tetap berbagi perhatian dengan kakak. Karena kerap terjadi kehadiran anggota keluarga baru (adik kecil) dalam keluarga menyedot perhatian keluarga besar.

Pada intinya, jangan lupa untuk selalu libatkan si kakak pada aktivitas yang juga melibatkan si adik ya, Powerful Woman. Walau sesekali, Anda (para ibu) perlu juga meluangkan waktu berdua saja dengan si kakak tanpa melibatkan adik. Yang jelas anak butuh waktu untuk bisa mengungkapkan rasa sayangnya pada adik.

 

Related Articles