Rujak, Menyehatkan atau Merugikan?

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Rujak merupakan salah satu makanan khas yang cukup terkenal di Indonesia. Meski orang Indonesia lebih suka memakan rujak buah, namun ada beberapa daerah yang memakan rujak yang terdiri dari sayur-sayuran. Namun tetap saja, pamor rujak buah dianggap lebih baik karena terkesan memberikan kesegaran lebih ketimbang sayur.

Di luar negeri, sejatinya ada juga sajian rujak, namun namanya berbeda, menjadi salad buah. Campuran bumbunya pun bukan bumbu ulek kacang melainkan mayonaise dan saus sambal. Di Jawa, rujak adalah salah satu unsur penting dalam upacara tujuh bulanan. 

Berbeda dengan rujak biasa, rujak yang dipakai dalam upacara ini menggunakan bahan dari kulit bagian dalam kelapa muda yang dicincang sampai berbentuk serat pendek dan kecil-kecil dan dicampur dengan cincangan kecil buah-buahan. Selesai upacara rujak ini dibagikan kepada tamu yang hadir .

Kandungan di dalam rujak memang kebanyakan adalah buah segar dicampur saus manis pedas dari kacang dan gula aren. Buah-buahan yang dipakai antara lain: mangga muda, bengkuang, salak, pepaya yang hampir matang, kedondong, jambu, timun, belimbing, dan lain-lain. Saus yang dipakai terbuat dari gula jawa, kacang tanah, asam, garam, jeruk nipis, dan cabai.

Dalam situs Fatsecret, rujak mengandung energi sebesar 228 kilokalori (Kkal), protein 7,6 gram, karbohidrat 14,5 gram, lemak 15,5 gram, kalsium 29 miligram, fosfor 29 miligram, dan zat besi 3,2 miligram .  Selain itu di dalam Rujak juga terkandung vitamin A sebanyak 163 IU, vitamin B1 0,1 miligram dan vitamin C 6 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Rujak, jika semua habis dimakan.

Hati-hati jangan terkecoh. Jika Anda hanya konsumsi rujaknya (yang terdiri dari buah-buahan), maka menu tersebut menjadi sehat karena tinggi serat, vitamin, dan mineral. Akan tetapi jika terlalu banyak bumbu yang di”cocol”  tanpa kontrol, maka rujak tersebut menjadi salah satu penyumbang gula terbesar dalam menu makan Anda karena sejatinya, gula aren, gula merah, gula pasir, semua sama–sama tinggi gulanya. 

Sedikit perbedaannya adalah gula aren memiliki beberapa mineral yang sedikit lebih tinggi dari gula lainnya. Rekomendasi Kementerian Kesehatan RI, batas konsumsi gula tambahan dalam satu hari adalah 4 sendok makan gula. Terkadang gula ini tersembunyi dalam snack atau minuman kita. Konsumsi 1 sendok makan bumbu rujak, sama saja sudah makan 1 sendok makan gula. 

Jadi, pilihan di tangan Anda.

 

Search