Kenapa Menjadi Kaya Itu Sulit Buat Saya?

Facebook
Instagram
no-image

“Duh boro-boro deh mikirin investasi, kebutuhan hidup sehari-hari aja gak cukup, belum lagi cicilan hutang”, masalah umum yang jamak sekali ditemui adalah tidak punya sisa uang untuk ditabung atau untuk di investasikan. Nah, kalau sudah seperti itu, bagaimana Powerful Woman bisa mewujudkan mimpi?

 

Tidak berani bermimpi? Belum atau tidak mau punya bayangan masa depan? Wah, hati-hati salah langkah karena tidak punya tujuan ya, Powerful Woman. Sebenarnya, seberapapun besarnya pendapatan, tidak menentukan kesuksesan finansial kita loh, karena sebenarnya pendapatan yang bisa ditabung atau di investasikanlah yang lebih penting.

Powerful Woman, apakah Anda pernah melakukan finansial check up? Sudah mengetahui secara detail asset apa saja yang telah dimiliki yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan jangka pendek, menengah dan mencapai mimpi-mimpi jangka panjang. Cash flow, pernahkah Anda membuat daftar pengeluaran rutin, dan membuat budget untuk kebutuhan tersebut? Apakah cash flow bulanan positif, tidak bersisa atau bahkan negatif? Cek sekarang! Mari kita lihat daftar kekayaan kita, apakah cukup banyak uang di bank atau logam mulia bagi kebutuhan darurat, apakah sudah punya rumah sehingga tidak harus sewa atau numpang lagi? Apakah dalam cash flow terlalu banyak berbelanja hal-hal konsumtif sehingga hutang menumpuk?

Dari hasil financial check up tersebut akan diketahui penyebab kita tidak bisa menabung dan penyebab kekayaan kita jalan ditempat. Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan, misalnya :

1. Jika terbiasa belanja bahan makanan, atau kebutuhan lainnya di supermarket, coba mulai sekarang berbelanja bahan pokok di pasar tradisional, dan hanya sebulan sekali saja ke supermarket. Karena secara psikologis, saat kita terpapar dengan display yang bagus di supermarket, keinginan untuk membeli yang padahal bukan kebutuhan kita akan semakin besar.
2. Cek apakah fasilitas internet atau TV kabel yang kita beli sesuai kebutuhan. Misalnya, jika kita jarang dirumah, dan apalagi lebih sering mengakses youtube, buat apa membeli paket yang lengkap?
3. Cek hutang KPR. Jika sudah memasuki masa floating, sesuaikan dengan rasio pendapatan, maksimal di 30%, ajukan keringanan kepada bank atau pertimbangkan untuk take over ke bank lain yang menawarkan bunga lebih ringan.
4. Mulai bermimpi, dan membuat tujuan finansial. Apakah Anda nyaman dengan tidak memiliki tujuan hidup, tidak mau memiliki kehidupan yang lebih sejahtera? Mungkin saat ini akan sulit membayangkan harus membuat financial goals, dan membuat budget investasi, apakah akan lebih menyenangkan jika punya uang dan membeli barang kesukaan? Malu rasanya jika sudah bertahun-tahun kerja tapi asset kekayaan tidak berkembang, bahkan untuk kebutuhan pokok semacam memiliki rumah saja belum ada.
    Kenapa sih bisa terjadi? Oh mungkin saja harga tas, atau HP kamu seharga motor, padahal beli motor saja belum juga bisa?

Yuk mulai sekarang tentukan mimpi Anda dan keluarga, mulai buat apa saja prioritas hidup Anda dan keluarga, serta jangan lupa untuk menentukan apa saja asset yang Anda dan keluarga ingin miliki. Apakah ingin mempunyai asset yang mapan, atau sekedar barang-barang konsumsi keren?

Posted in
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial