Mengenal Batik Cantik dan Otentik dari Batang

Facebook
Instagram
no-image

Jakarta – Masih banyak yang belum mengetahui bahwa Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah memiliki batik asli yang tak kalah cantik dan otentiknya dari daerah lain seperti Pekalongan, Solo, atau Jogja.

Batik khas Batang telah berkembang berabad-abad lamanya. Batik yang juga dikenal dengan sebutan Batik Batangan ini, kian menggeliat dengan hadirnya komunitas yang melestasrikan budaya membatik di Batang, seperti halnya Batik Rifaiyah di Desa Kalipucang Wetan, Batang.

Menurut Miftakhutin, penasehat di komunitas tempat penghasil batik ini,  teknik membatik di Desa Kalipucang Wetan masih menggunakan cara klasik, yakni dengan cara tulis menggunakan canting.

“Kita masih menggunakan teknik kuno seperti awal kita diajarin dulu. Tekniknya masih sama, motifnya sama, pewarnaannya juga sama,” ungkap wanita yang akrab disapa Tin di Galeri Batik Rifaiyah, Batang, Jawa Tengah.

Untuk model dan motifnya, Batik Rifaiyah juga dikenal sebagai Batik Tiga Negara. Tin menuturkan, “Dinamakan Tiga Negara, karena terpengaruh dari tiga kebudayaan, yaitu Eropa dengan rendanya, warna merah Tionghoa, dan Muslim (Timur Tengah) dari motif penggambarannya”.

Batik Batang setidaknya memiliki 24 motif dasar yang terus diwariskan secara turun temurun. Selain itu, Batik Rifaiyah Batang juga memiliki warna yang dominan, yaitu warna merah, biru dan coklat. Ketiga warna tersebut pun berasal dari berbagai daerah.

“Merah ke arah Tiongkok, coklat itu ke Mataraman seperti Yogyakarta dan Solo. Sedangkan biru itu pesisir, mulai dari Lasem sampai Cirebon. Jadi, Batik Rifaiyah batik multikultur,” jelas Miftakhutin. (Market+)

Posted in
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial