#Nostrawmovement Jadi Gerakan Nasional KFC Indonesia

Facebook
Instagram
no-image

Jakarta — KFC Indonesia kini berkomitmen untuk mengurangi plastik sedotan di 630 gerai KFC seluruh Indonesia melalui Gerakan Tanpa Sedotan atau #Nostrawmovement. Gerakan ini sebelumnya hanya dilaksanakan di enam gerai KFC Indonesia dan telah berlangsung sejak Mei 2017, kemudian meluas ke 233 gerai KFC Jabodetabek sejak akhir 2017.

Bertepatan dengan Hari Terumbu Karang serta Hari Bumi Internasional  22 April lalu yang tengah mengkampanyekan #beatplasticpollution, KFC memulai komitmen untuk memperluas Gerakan #Nostrawmovement dari skala Jabodetabek menjadi skala nasional. Gerakan ini merupakan bentuk komitmen dan keperdulian perusahaan terhadap lingkungan, yakni dengan mengajak konsumen untuk turut peduli kepada keselamatan laut dan kehidupannya dengan menolak sedotan plastik sekali pakai saat memesan minuman di restoran KFC atau dimanapun mereka menikmati minuman.

Hendra Yuniarto selaku General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia menyatakan bahwa sejak dilaksanakannya Gerakan #Nostrawmovement, pemakaian sedotan di seluruh gerai KFC Jakarta secara bertahap telah mengalami penurunan hingga 45%. “Jumlah total pengurangan sedotan di seluruh gerai KFC di Jabodetabek itu bila dijadikan garis lurus, setara dengan 275 kali tinggi Monas,” jelas Hendra Yuniarto pada konferensi pers (8/5) di KFC Kemang, Jakarta.

Dilansir dari data Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia, sekitar 70% sampah plastik di Indonesia dapat dan telah didaur ulang, akan tetapi sampah plastik tersebut tidak termasuk sedotan plastik. Sementara itu, setiap tahunnya, sekitar sepertiga biota laut termasuk terumbu karang, dan bahkan burung laut, mati karena sampah plastik termasuk sedotan plastik sekali pakai yang berakhir di lautan. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan mengingat terumbu karang berperan besar melindungi pantai dari erosi, banjir pantai, dan peristiwa perusakan lain yang diakibatkan oleh fenomena air laut.

Kaka SLANK yang juga pemerhati lingkungan dan juga penyelam turut memberikan komentarnya, “Luas terumbu karang di Indonesia lebih dari 50.875 kilometer persegi yang artinya luasnya adalah 18% dari luas total terumbu karang dunia dan 65% luas total di coral triangle atau Pusat Segitiga Terumbu Karang. Namun sayangnya hanya 29,79% dari total luas terumbu karang Indonesia yang masih dalam keadaan baik hingga sangat baik, sementara sisanya sudah mengalami kerusakan yang kebanyakan kerusakan karena manusia, termasuk akibat dari sampah plastik yang terbuang ke laut. Sedotan plastik yang kecil dan tidak dapat didaur ulang berperan juga dalam merusak terumbu karang dan biota laut lainnya.”

Melalui gerakan #Nostrawmovement ini KFC Indonesia berharap dapat meningkatkan kesadaran konsumen untuk lebih peduli sehingga sampah plastik terutama sedotan plastik sekali pakai akan semakin berkurang demi menyelamatkan laut dan kehidupan di dalamnya.

Gerakan #Nostrawmovement ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PT Fast Food Indonesia yang memang fokus pada lingkungan dan pendidikan serta nutrisi anak-anak di pedalaman Indonesia.

Saat ini KFC Indonesia melalui Komunitas 1000 Guru mengelola Smart Center Project yang membantu memberikan makan pagi bernutrisi bagi sekitar 5.000 anak sekolah dasar di 35 sekolah di pedalaman Indonesia. Smart Center Project juga memberikan pelatihan kepada para guru di pedalaman serta bertujuan untuk mengentaskan buta aksara.(Womanation)

Posted in
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial