Pentingnya Keterlibatan Ayah Bermain bersama Anak

Facebook
Instagram
A35AE4FD-FA7B-4D9A-99A9-F3BE588BD540

IKEA meluncurkan kampanye Ayo Bermain!, sebuah inisiatif dari IKEA Foundation, yang mengutamakan pentingnya bermain bagi tumbuh kembang anak-anak secara kognitif, dalam gerakan motoriknya, maupun dalam melatih kepemimpinan sejak dini.

Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia, mengatakan, “IKEA Indonesia senang dapat melaksanakan kampanye Ayo Bermain! dimana kami mendorong pentingnya bermain sebagai hak anak-anak. Hal ini tak lepas dari posisi IKEA yang senantiasa menempatkan anak-anak sebagai orang-orang terpenting di dunia.  Dengan bermain, anak-anak dapat mengembangkan minat, bakat dan kebersamaan yang baik sejak dini.”

Kampanye Ayo Bermain! mengedepankan pentingnya bermain untuk kehidupan sehari-hari yang lebih baik.  Bermain bersama anak merupakan salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan bersosialisasi dan mengendalikan diri. “Kami di IKEA juga mendorong orang tua untuk berinteraksi dengan anak, sehingga membantu mereka mengembangkan berbagai cara dan keterampilan untuk membangun masa depan yang lebih cerah,” imbuh Eliza Fazia.

Pada acara diskusi Kampanye IKEA Ayo Bermain! hadir Tata Sudrajat mewakili Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children (YSTC). Menurut Tata, sangatlah penting bagi orang tua, khususnya Ayah, untuk melibatkan diri dalam bermain dengan anaknya, sebab keterlibatan Ayah dapat mendorong keterampilan motorik, kepemimpinan, serta pengembangan kognitif dan kemampuan mengendalikan emosi secara lebih baik.

Sejak tahun 2012, IKEA Foundation telah bekerja sama dengan YSTC dalam mewujudkan program pemenuhan hak-hak anak khususnya anak dengan disabilitas. Dengan bermain bersama semua anak, anak dengan disabilitas dapat mengembangkan rasa percaya diri dan toleransi yang tinggi. Dari tahun 2015-2018, 2101 anak dengan disabilitas dapat menunjukan perkembangan secara positif dalam pengembangan kognitif, sosial maupun emosional

Anak-anak yang tumbuh dan bermain bersama seorang Ayah cenderung kuat dalam area non-verbal dan memiliki nalar spesial yang lebih baik, seperti dalam bidang matematika, ilmu pasti dan teknik. Hal ini karena seorang Ayah lebih banyak berinteraksi dalam kegiatan fisik dan beraktifitas di luar, serta bermain dengan permainan yang melibatkan obyek seperti balok-balok mainan.

“Melalui kampanye IKEA Ayo Bermain! kami berharap para orangtua akan lebih melibatkan diri dalam bermain dan menghabiskan waktunya dengan anak-anak untuk memaksimalkan proses tumbuh kembang anak-anak yang terbaik,” ujar Eliza Fazia.

Untuk mendukung kampanye Ayo Bermain! IKEA menyelenggarakan berbagai kegiatan anak-anak sebagai berikut:

  1. Kompetisi Menggambar Anak-anak IKEA yang dilaksanakan secara bersamaan di seluruh toko IKEA di dunia dari tanggal 1 sampai 18 November 2018, dimana setiap toko IKEA akan diwakili oleh 15 orang pemenang, dan pada akhirnya akan dipilih 10 pemenang tingkat dunia.  Gambar dari kesepuluh pemenang tersebut akan dibuatkan boneka soft toy.
  2. Children Weekend Event: Keterampilan dan hiburan khusus bagi anak-anak pada akhir pekan tanggal 3-4 November pukul 11.00 sd 17.00 di IKEA Alam Sutera.
  3. Booth Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children (YSTC) dari tanggal 5–11 November pukul 10:00–22:00 WIB untuk mendorong orangtua bermain bersama anak-anaknya, dengan arahan oleh perwakilan YSTC. Adapun persyaratan dan ketentuan untuk dapat bermain di booth YSTC, pelanggan dapat menunjukkan struk pembelian IKEA Soft Toys.

Selain itu, IKEA juga memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk turut serta dalam membantu anak-anak yang kurang beruntung, dimana setiap pembelian soft toys IKEA dan bukan perabot anak-anak IKEA, IKEA Indonesia akan menyumbangkan 1 Euro kepada Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children. Bersamaan dengan hal tersebut, IKEA Foundation menyumbangkan 1 Euro dari setiap penjualan children IKEA selain seasonal soft toys. (marketplus.co.id)

Posted in ,
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial