Ternyata Cara Merespons Bayi Rewel Memengaruhi Masa Depannya

Facebook
Instagram
E495CAC0-29FF-4114-A109-CE8004136A92

Tangisan bayi memiliki banyak arti, seperti merasa lapar atau tidak nyaman.

Menangis juga membantu bayi mengungkapkan apa yang ia lihat, dengar, atau sensasi lainnya yang terlalu kuat baginya. Bahkan menangis bagi bayi juga membantunya untuk melepaskan ketegangan. 

Namun, pada waktu tertentu terkadang bayi menjadi rewel tanpa Anda tahu penyebabnya.

Meskipun setelah mendapatkan respons Si Kecil biasanya akan tampak lebih tenang dari sebelumnya.

Tangisan rewel seperti ini tampaknya membantu bayi menyingkirkan kelebihan energi sehingga bisa kembali ke keadaan yang lebih tenang dan nyaman.

Tapi, benarkah selalu merespons bayi saat rewel membuatnya manja? Bagaimana sebaiknya Anda merespons bayi saat mulai rewel?

Mengenali Tangisan Bayi Membantu Anda Mengetahui Respons yang Tepat

Perhatikan baik-baik tangisan Si Kecil dalam waktu yang berbeda. Anda akan segera tahu kapan ia harus segera didekati, dihibur, atau lebih baik dibiarkan sendiri.

Anda bahkan bisa mengidentifikasi kebutuhan spesifiknya dari caranya menangis.

Misalnya, tangisan saat lapar biasanya cenderung pendek dan bernada rendah. Sementara tangisan saat Si Kecil marah cenderung lebih emosional.

Merespons tangisan bayi memang sudah menjadi kebiasaan tersendiri bagi orang tua.

Bahkan, anggapan bahwa tangisan bayi adalah sesuatu yang normal dan tidak bisa dihindari seolah sudah membudaya.

Akan tetapi, bayi yang mendapatkan asupan ASI yang mencukupi saat siang dan malam hari selama beberapa bulan pertama kehidupan sebenarnya jarang menangis karena rewel.

Ternyata Cara Merespons Bayi Rewel Mempengaruhi Masa Depannya

Penelitian mengenai pengalaman anak usia dini secara konsisten menunjukkan bahwa anak-anak yang telah menikmati hari-hari penuh kasih sayang selama bayi, cenderung tumbuh dewasa menjadi sosok yang tangguh dan penuh kasih.

Sementara mereka yang mendapatkan didikan yang keras cenderung menjadi pemarah.

Tidak sedikit pula yang kemudian menunjukkannya dengan cara-cara yang berbahaya.

Studi ilmiah lainnya juga menunjukkan bagaimana cara orang tua merespons bayi yang rewel berdampak terhadap perkembangan bayi itu sendiri saat dewasa.

Bayi dengan orang tua yang merespons dengan cepat, konsisten, dan dengan perlakuan yang hangat saat rewel cenderung memiliki perkembangan emosi yang sehat di kemudian hari. 

Studi-studi tersebut tentunya menunjukkan bahwa orang tua yang responsif dan sensitif ternyata bisa melindungi anak-anak mengembangkan mekanisme penanggulangan stres.

Selain itu, ada pula studi yang mengamati bayi baru lahir dengan gejala terkait stres dan orang tua mereka.

Hasil studi tersebut menyimpulkan bahwa meskipun ada faktor risiko pada bayi untuk stres, mereka bisa tenang dengan belaian kasih sayang dari orang tua selama awal masa bayi. 

Respons yang cepat dan konsisten terhadap bayi yang rewel juga diduga berdampak pada keberhasilan dan kegagalan anak di sekolah.

Dalam hal ini peneliti menyimpulkan bahwa bayi dengan orang tua yang relatif tidak peka berakhir dengan masalah perilaku buruk.

Pada tingkat kimia, sentuhan kasih sayang dan perilaku pengasuhan lainnya muncul untuk memicu pelepasan neurotransmitter penenang seperti oksitosin.

Dengan pelepasan hormon-hormon ini, ada pemulihan yang cepat dari peristiwa-peristiwa yang menimbulkan stres.

Namun, sama pentingnya dengan merespons bayi yang rewel dengan hangat dan cepat, penting juga bagi Anda untuk terhindar dari bentakan atau suara yang membuatnya takut, bahasa tubuh yang negatif, dan dibiarkan sendirian saat kesulitan.

Menghindari situasi semacam ini juga dapat mendukung pembelajaran bayi dan perkembangan sosial yang positif.

Kalau melihat seberapa besar dampak respons yang baik terhadap bayi saat rewel, kira-kira Anda lebih memilih untuk segera merespons Si Kecil dengan hangat atau mengabaikannya, saat mulai rewel dan menangis?

(RGW) 

Artikel asli : https://www.orami.co.id/magazine/ternyata-cara-merespons-bayi-rewel-mempengaruhi-masa-depannya-ini-penjelasannya/

Posted in ,
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial