Tidur Nyenyak Mengurangi Risiko Obesitas pada Bayi

Facebook
Instagram
rED CASTLE

Berapa lama buah hati Moms tidur dalam sehari?

Total waktu tidur yang dibutuhkan oleh bayi usia 0-3 bulan mencapai 16-20 jam dalam sehari. Biasanya dalam setiap 1-4 jam tidur, diikuti dengan 1-2 jam waktu bangun. Untuk anak yang berumur 2-12 bulan waktu tidur yang diperlukan sekitar 14-15 jam/hari.

Mengapa tidur sangat penting untuk pertumbuhan bayi dan anak? Karena pada saat tidur, terjadi proses perbaikan sel otak dan pengeluaran hormon pertumbuhan. Oleh karena itu, kualitas dari tidur bayi harus dijaga.

Saat bayi mendapatkan tidur berkualitas yang dibutuhkan, mereka akan memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami obesitas, diabetes, konsentrasi belajar dan masalah perilaku di kemudian hari. Apa saja manfaat tidur bagi buah hati? Mari disimak ya, Moms.

  1. Membantu jantung

Tidur dapat melindungi anak-anak dari kerusakan pembuluh darah. Glukosa darah dan hormon kortisol pada anak-anak yang sulit tidur nyenyak di malam hari akan tetap tinggi. Sehingga meningkatkan risiko penyakit diabetes, obesitas dan penyakit jantung.

  1. Memengaruhi berat badan

Waktu tidur yang terlalu sedikit sejak bayi dapat menyebabkan anak-anak menjadi obesitas. Terutama pada anak-anak yang terbiasa menyusu hingga tertidur.

  1. Mendorong pertumbuhan

Bayi perlu menghabiskan 50% dari waktu mereka untuk tidur setiap harinya, agar pertumbuhannya akan maksimal. Anak-anak yang kekurangan hormon pertumbuhan, memiliki masalah tidur yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan karena mereka tidak bisa membedakan antara mengantuk dan lapar. Sehingga gelisah karena kurang tidur kerap diartikan lapar.

  1. Membantu mematikan kuman dan bakteri

Tidur tidak nyenyak berdampak pada jumlah sitokin yang dihasilkan. Karena itu bayi yang kurang tidur cenderung lebih mudah terserang virus dan bakteri.

  1. Mengurangi risiko cedera

Anak-anak cenderung lebih ceroboh dan lebih impulsif ketika tidak mendapatkan cukup tidur. Yang kemudian dapat meningkatkan risiko cedera atau kecelakaan terhadap diri mereka.

  1. Meningkatkan kemampuan belajar

Bayi terlihat begitu damai ketika tidur, tapi sebenarnya otaknya sedang bekerja sepanjang malam. Sejak baru lahir, bayi belajar dalam tidur mereka. Ingatan bayi akan permainan yang dilakukan pun akan lebih baik jika ia mendapat cukup tidur.

Lalu bagaimana cara meningkatkan kualitas tidur anak?

– Jalani rutinitas dengan melakukan kegiatan yang sama setiap malam, dengan urutan yang sama.

– Ajak buah hati bermain dan bergerak aktif sepanjang pagi, siang dan sore. Supaya saat akan tidur malam, mereka cepat mengantuk dan lelah.

– Mandi sebelum tidur menggunakan air hangat dan sabun yang memiliki wangi yang menenangkan.

– Pijat bayi setelah mandi dan sebelum tidur, akan membuatnya rileks dan nyaman.

– Siapkan alas tidur bayi yang tahan air dan nyaman, seperti Red Castle Cocoonababy White, yang berfungsi maksimal meningkatkan kualitas tidur bayi, mengurangi rasa cemas bagi newborn, mengurangi masalah reflux, membantu menghilangkan kolik, mengurangi risiko flat head dan mendorong perkembangan.

– Moms juga bisa menyiapkan Miracle Blanket White, yaitu selimut bedong untuk bayi. Selimut ini memiliki kantung untuk tangan bayi tetap di sisi yang berguna untuk mencegah moro reflex, kaki bayi tetap dapat digerakkan di dalam kantung kaki, serta memiliki tekanan yang sangat ringan di perut bayi yang akan memberikannya ketenangan di sepanjang tidurnya. 

Have a good sleep for your babies, Moms!

 

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial